Senin, 09 Maret 2020

Kitab Tauhid


BAB 1: SERUAN NABI SAW KEPADA UMATNYA UNTUK MENG-ESA-KAN ALLAH


2220[Bukhari 7375] Diriwayatkan dari Aisyah ra istri Nabi Saw bahwa suatu ketika Nabi Saw menunjuk seseorang menjadi komandan suatu pasukan, kemudian dia mengimami solat bersama anak buahnya. Di dalam solat ia membaca surah Al-Fatihah dan surah lain dengan diakhiri "Qul huwallaahu ahad" yakni surah Al-Ikhlash. Ketika pasukan tersebut pulang dari pertempuran, mereka melaporkan hal itu kepada Nabi Saw, kemudian beliau bersabda: "Tanyakan kepada komandanmu apa maksudnya ia melakukan itu?" Mereka menanyakan hal itu kepadanya kemudian ia menjawab: "Surah Al-Ikhlash adalah sifat Allah yang Maha Penyayang, saya senang membacanya di dalam solat (pada rakaat kedua setelah surah Al-Fatihah)". Nabi Saw bersabda: "Beritahukan kepada komandanmu bahwa Allah mencintainya".


BAB 2: FIRMAN ALLAH SWT: "SESUNGGUHNYA ALLAH ADALAH MAHA PEMBAGI REZEKI, MAHA MEMILIKI KEKUASAAN, MAHA KUAT". (AL-QURAN, SURAH ADZ-DZAARIYAAT:58)


2221[Bukhari 7378] Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy'ari ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Tidak ada yang melebihi kesabaran Allah ketika mendengar kata-kata yang sangat menyakitkan. Orang-orang kafir beranggapan dengan mengatakan bahwa Allah memiliki anak. Meskipun demikian Allah selalu memberi mereka kesehatan dan rezeki".


BAB 3: FIRMAN ALLAH SWT: "DAN DIA MAHA PERKASA, MAHA BIJAKSANA". (AL-QURAN, SURAH IBRAHIM:4). "MAHA SUCI TUHANMU ---YANG MEMILIKI KEPERKASAAN--- DARI APA YANG MEREKA SIFATKAN". (AL-QURAN, SURAH ASH-SHAFFAT:180). "TETAPI KEPERKASAAN ITU HANYA MILIK ALLAH DAN RASUL-NYA". (AL-QURAN, SURAH AL-MUNAAFIQUUN:8)


2222[Bukhari 7383] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Nabi Saw pernah berdoa: "Aku berlindung (kepada-Mu) dengan keperkasaan-Mu, yang tidak ada tuhan selain Engkau yang tidak akan pernah mati ketika jin dan manusia mati".


BAB 4: FIRMAN ALLAH SWT: "ALLAH MEMPERINGATKAN KAMU SUPAYA KAMU INGAT KEPADA-NYA". (AL-QURAN, SURAH ALI IMRAN:28). "ENGKAU MENGETAHUI ISI HATIKU, TETAPI AKU TIDAK MENGETAHUI ISI HATI-MU". (AL-QURAN SURAH ALMAA'IDAH:116)


2223[Bukhari 7404] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Ketika Allah menciptakan makhluk, Dia menulis di dalam kitab-Nya di atas Arasy yang pasti akan dilaksanakan-Nya, "Sesungguhnya kasih sayang-Ku mengungguli murka-Ku"".

2224[Bukhari 7405] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Allah Swt berfirman, "Aku sesuai dengan sangkaan hamba-Ku kepada-Ku. Aku bersamanya ketika ia mengingat-Ku. Jika ia mengingat-Ku di dalam dirinya, Aku akan mengingatnya di dalam diri-Ku. Jika dia berzikir/mengingatKu dalam kelompok orang, Aku akan mengingatnya di hadapan kelompok yang lebih baik daripada mereka. Jika dia mendekat sejengkal kepadaKu, Aku akan mendekat satu dzira[footnote 1] kepadanya. Jika ia mendekat satu dzira, Aku akan mendekat satu depa kepadanya. Jika dia mendatangiKu sambil berjalan Aku akan mendatanginya sambil berlari"".

[footnote 1]: Keterangan: Satu dzira sama dengan ujung siku hingga ujung jari.


BAB 5: FIRMAN ALLAH SWT: "MEREKA BERMAKSUD MENGGANTI KALIMAT ALLAH". (AL-QURAN, SURAH AL-FATH:15)


2225[Bukhari 7501] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Allah berfirman (kepada malaikat pencatat amal), "Apabila hambaKu berniat melakukan kejelekan, maka janganlah kamu mencatatnya sebelum ia melakukan kejelekan itu. Jika ia melakukannya maka tulislah dosanya sesuai dengan kejelekannya. Apabila ia tidak melaksanakan niatnya yang jelek karena Aku, maka tulislah untuknya satu kebaikan. Apabila ia berniat melaksanakan satu kebaikan namun ternyata tidak dilaksanakannya, maka tulislah untuknya satu kebaikan. Jika ia melaksanakan niat baiknya itu maka tulislah untuknya sepuluh hingga tujuh ratus kali lipat kebaikan"".

2226[Bukhari 7507] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Aku pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Jika seseorang berbuat dosa kemudian dia berkata, "Ya Tuhan, aku telah berbuat dosa, ampunilah". Maka Tuhan berkata, "Apakah hamba-Ku tahu bahwa dia memiliki Tuhan yang mengampuni dosa atau memberi hukuman karena dosa? Aku telah mengampuni hamba-Ku". Orang tersebut berhenti dari perbuatan dosa selama beberapa waktu kemudian berbuat dosa lagi, lalu berkata, "Ya Tuhan, aku berbuat dosa lagi, ampunilah aku". Maka Tuhan berkata, "Apakah hambaKu tahu bahwa dia mempunyai Tuhan yang mengampuni dosa atau memberi hukuman karena dosa? Aku telah mengampuni hambaKu". Orang tersebut berhenti dari perbuatan dosa selama beberapa waktu kemudian berbuat dosa lagi, lalu berkata, "Ya Tuhanku, aku berbuat dosa lagi, ampunilah aku". Maka Tuhan berkata, "Apakah hambaKu tahu bahwa dia mempunyai Tuhan yang mengampuni dosa atau memberi hukuman karena dosa? Aku telah mengampuni hambaKu". Allah Swt melanjutkan firmanNya, "Silahkan hambaKu berbuat apa yang ia sukai"".


BAB 6: DIALOG ALLAH SWT DENGAN PARA NABI DAN MANUSIA PADA HARI KIAMAT


2227[Bukhari 7509] Diriwayatkan dari Anas ra, dia berkata: Aku pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Pada hari kiamat aku akan diizinkan memberi syafaat. Kemudian aku akan memohon, "Ya Tuhan, masukkanlah ke dalam surga orang yang di dalam hatinya terdapat iman meskipun sebesar biji Sawi". Maka mereka pun masuk surga. Aku memohon lagi, "Masukkanlah ke dalam surga orang yang di dalam hatinya terdapat iman sekecil apapun"". Kata Anas: Seolah-olah aku masih melihat jari-jari Rasullah Saw.

2228[Bukhari 7510] Diriwayatkan dari (Ma'bad bin Hilal Al-Anziy: Kami beserta beberapa orang dari Bashrah menemui Anas bin Malik ra dengan ditemani oleh Tsabit Al-Bunaniy, lalu ia bertanya kepada) Anas mengenai hadis Nabi Saw tentang syafaat yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, namun di sini terdapat tambahan di bagian akhirnya sebagai berikut: "Kemudian mereka menemui Isa, lalu Isa mengatakan, "Aku tidak berhak memberi syafaat. Kalian sebaiknya meminta syafaat kepada Muhammad Saw". Sabda Nabi Saw selanjutnya, "Maka mereka menemuiku lalu aku berkata, "Aku berhak meberi syafaat. Aku pun mohon kepada Tuhanku agar aku diizinkan memberikan syafaat. Maka aku diizinkan memberikan syafaat. Ketika itu Allah mengajarkan kepadaku bacaan tahmid yang harus aku panjatkan kepada-Nya yang sekarang ini belum aku ketahui. Maka aku pun memanjatkan tahmid/pujian kepada Allah sesuai dengan apa yang diajarkan-Nya kepadaku dan aku bersujud dihadapan-Nya, lalu aku dipanggil, "Hai Muhammad, bangunlah, ucapkanlah, maka ucapanmu akan didengar. Mintalah, maka kamu akan diberi, mintalah izin untuk memberkan syafaat, maka kamu akan diizinkan untuk memberikan syafaat". Maka aku berkata, "Ya Tuhan, umatku, umatku, kemudian dikatakan kepadaku, "Pergilah kemudian keluarkan dari neraka orang yang di dalam hatinya terdapat iman meskipun sebesar biji gandum". Maka aku pergi untuk melaksanakan itu. Setelah itu aku menghadap kepada Tuhanku lagi dengan memanjatkan tahmid seperti semula, lalu aku bersujud di hadapanNya, kemudian dikatakan kepadaku, "Hai Muhammad, bangunlah, katakanlah, maka perkataanmu akan didengar. Mintalah, maka kamu akan diberi, mintalah izin untuk memberikan syafaat, maka kamu akan diizinkan untuk memberikan syafaat". Kemudian aku mengatakan, "Ya Tuhan, umatku, umatku, Lalu dikatakan kepadaku, "Pergilah dan keluarkanlah dari neraka orang yang di dalam hatinya terdapat iman meskipun sebesar biji Sawi". Maka aku pun pergi melaksanakan itu. Berikutnya aku menghadap Tuhanku lagi dengan memanjatkan tahmid seperti semula, lalu aku bersujud dihadapanNya, maka dikatakan kepadaku, "Hai Muhammad, bangunlah, katakanlah, maka perkataanmu akan didengar. Mintalah, maka kamu akan diberi. Mintalah izin untuk memberikan syafaat, maka kamu akan diizinkan untuk memberikan syafaat". Aku berkata, "Ya Tuhan, umatku, umatku". Maka dikatakan kepadaku, "Pergilah dan keluarkanlah dari neraka orang yang di dalam hatinya terdapat iman sekecil apapun". Maka akupun pergi untuk melaksanakan itu".

2229[Bukhari 7510] Diriwayatkan dari Anas ra melalui jalur periwayatan yang lain bahwa sabda Rasulullah Saw tersebut (pada hadis nomor 2228 di depan) ada lanjutannya sebagai berikut: "Kemudian untuk yang keempat kalinya aku kembali menghadap Tuhanku dengan memanjatkan tahmid yang telah diajarkan kepadaku, lalu aku bersujud dihadapan-Nya, maka dikatakan kepadaku, "Hai Muhammad, bangunlah, katakanlah, maka perkataanmu akan didengar. Mintalah, maka kamu akan diberi dan mintalah izin untuk memberikan syafaat, maka kamu akan diizinkan untuk memberikan syafaat". Lalu aku berkata, "Ya Tuhan, izinkan aku memberikan syafaat kepada orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah (Tidak ada tuhan selain Allah)". Maka Allah berfirman, "Demi kemuliaan-Ku, kesombongan-Ku dan kebesaran-Ku, Aku akan mengeluarkan dari neraka orang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah (ketika di dunia)"".


BAB 7: TIMBANGAN AMAL PERBUATAN DAN UCAPAN PADA HARI KIAMAT


2230[Bukhari 7563] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Ada dua kalimat yang disenangi oleh Yang Maha Penyayang, yang ringan diucapkan tetapi berat dalam timbangan, yaitu: Subhaanallaahi wa bihamdihi subhaanallaahi al-'azhiimi (Maha Suci Allah dengan segala puji bagi-Nya. Maha Suci Allah Yang Maha Agung).

Kitab Berpegang Teguh Pada Al-quran & Hadits


BAB 1: MENGIKUTI AJARAN RASULULLAH SAW


2212[Bukhari ] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw pernah bersabda: "Semua umatku akan masuk surga kecuali orang yang membangkang". Para sahabat bertanya: "Ya Rasulullah, siapa orang yang membangkang?" Rasulullah Saw bersabda: "Siapa yang mematuhiku akan masuk surga, dan siapa yang tidak mematuhiku dialah orang yang membangkang".

2213[Bukhari 7281] Diriwayatkan dari Jabir bin Abdullah ra, dia berkata: Beberapa malaikat mendatangi Nabi Saw ketika beliau sedang tidur. Salah satu malaikat berkata, "Dia sedang tidur". Malaikat yang lain mengatakan, "Matanya tidur tetapi hatinya terjaga (tidak tidur)". Mereka berkata, "Ada perumpamaan untuk teman kalian ini (yakni Nabi Saw), buatlah perumpamaannya". Salah satu malaikat berkata, "Dia sedang tidur". Malaikat yang lain berkata, "Matanya tidur tetapi hatinya tidak tidur". Mereka berkata, "Perumpamaannya adalah seperti orang yang membangun rumah, kemudian dia menyiapkan hidangan makanan, lalu dia mengutus penyeru. Orang yang mematuhi penyeru itu akan masuk ke rumah tersebut dan memakan hidangan itu, sedangkan orang yang tidak mematuhi penyeru itu tidak mau memasuki rumah tersebut dan tidak memakan hidangan itu". Mereka berkata kepada sesama mereka, "Tafsirkan perumpamaan itu agar dia memahaminya". Salah satu malaikat berkata, "Dia tidur". Malaikat yang lain berkata, "Matanya tidur, tetapi hatinya tidak tidur". Mereka berkata, "Rumah tersebut adalah surga, penyeru itu adalah Muhammad Saw. Siapa yang mematuhi Muhammad Saw, dia benar-benar mematuhi Allah dan siapa yang mendurhakai Muhammad Saw, dia benar-benar mendurhakai Allah. (KeRasulan) Muhammad Saw membedakan antara orang-orang yang beriman dan orang-orang yang kafir".


BAB 2: LARANGAN BANYAK BERTANYA DAN MEMBEBANI DIRI (MENYIBUKKAN DIRI) DENGAN HAL-HAL YANG TIDAK BERGUNA


2214[Bukhari 7296] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Manusia cenderung selalu bertanya sampai mereka menanyakan, "Jika Allah telah menciptakan semua makhluk, lalu siapa yang menciptakan Allah?"


BAB 3: FATWA YANG HANYA BERDASAR RASIO DAN ANALOGI


2215[Bukhari 7307] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Sesungguhnya Allah tidak mencabut ilmu yang telah diberikanNya kepada kalian dengan seketika, tetapi Allah mencabut ilmu (agama) dengan mewafatkan ulama, maka ilmunya juga turut hilang, sehingga hanya tinggal orang-orang bodoh yang ketika dimintai fatwa mereka akan memberkan fatwa berdasar rasio mereka, maka mereka akan menyesatkan orang lain dan mereka sendiri juga sesat".


BAB 4: SABDA NABI SAW: "KALIAN AKAN MENGIKUTI AJARAN ORANG-ORANG SEBELUM KALIAN"


2216[Bukhari 7319] Diriwayatkan dari Abu Huirairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Kiamat tidak akan terjadi sebelum umatku mengikuti ajaran orang-orang yang sesat sebelum mereka sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta". Seseorang bertanya, "Ya Rasulullah, apakah yang dimaksud itu orang-orang Persi dan Romawi (sebelum Islam)?" Rasulullah Saw bersabda, "Siapa lagi kalau bukan mereka?


BAB 5: HUKUM RAJAM BAGI PEZINA YANG SUDAH MENIKAH


2217[Bukhari 7323] Diriwayatkan dari Umar ra, dia berkata: Sesungguhnya Allah telah mengutus Muhammad Saw dengan kebenaran dan menurunkan Al-Quran kepadanya, yang antara lain berisi ayat rajam.


BAB 6: PAHALA BAGI HAKIM YANG MENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN BERIJTIHAD, BAIK BENAR ATAUPUN KELIRU


2218[Bukhari 7352] Diriwayatkan dari Amr bin Al-Ash ra bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda: "Apabila hakim memutuskan perkara dengan berijtihad, maka dia akan mendapat dua pahala apabila ijtihadnya benar. Jika ijtihadnya salah, maka dia akan memperoleh satu pahala".


BAB 7: DIAMNYA NABI SAW KETIKA MENYAKSIKAN PERBUATAN SESEORANG BISA MENJADI HUJJAH BAGI ORANG TERTENTU, NAMUN BAGI ORANG LAIN TIDAK BISA


2219[Bukhari 7355] Diriwayatkan dari Muhammad bin Al-Munkadir bahwa Jabir bin Abdullah ra bersumpah dengan nama Allah bahwa Ibnu Ash-Shayyad adalah Dajjal. Muhammad bin Al-Munkadir bertanya: "Kau bersumpah dengan nama Allah?" Jabir bin Abdullah menjawab: "Saya mendengar Umar ra bersumpah dengan nama Allah di sisi Nabi Saw kemudian beliau tidak menegurnya".

Kitab Keinginan


BAB 1: KEINGINAN YANG DILARANG


2210[Bukhari 7233] Diriwayatkan dari Anas ra, dia berkata: Seandainya saya tidak pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Janganlah kamu menginginkan kematian" tentu saya menginginkannya.

2211[Bukhari 7235] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, Rasulullah Saw pernah bersabda: "Seseorang tidak boleh menginginkan kematian. Jika dia baik mungkin kebaikannya akan bertambah. Jika dia jelek mungkin dia akan bertaubat".

Kitab Hukum


BAB 1: MENDENGAR DAN MEMATUHI IMAM (PEMIMPIN KAUM MUSLIMIN) SELAMA IA TIDAK MENYURUH BERBUAT MAKSIAT


2199[Bukhari 7142] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, dia berkata, "Rasulullah Saw pernah bersabda, "Dengarkan dan patuhi pemimpin kalian, meskipun kalian dipimpin oleh seorang budak dari Habasyah/ Ethiopia yang rambutnya seperti kismis".


BAB 2: LARANGAN MENDAMBAKAN KEKUASAAN/ JABATAN


2200[Bukhari 7148] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Kalian akan mendambakan kekuasaan dan kekuasaan tersebut akan menjadi penyesalan pada hari kiamat. Betapa baik perempua yang menyusui anaknya dan betapa jelek perempuan yang menyapih anaknya".


BAB 3: DIBERI JABATAN/ KEKUASAAN UNTUK MEMIMPIN TETAPI TIDAK MENEGAKKAN KEBENARAN DAN TIDAK MENCEGAH KEMUNGKARAN


2201[Bukhari 7150] Diriwayatkan dari Ma'qil bin Yasar ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Seseorang yang diberi kekuasaan (jabatan) oleh Allah kemudian dia tidak menegakkan kebenaran dan tidak mencegah kemungkaran, maka dia tidak akan mendapat bau harum surga".[footnote 1]

[footnote 1]: Keterangan: Mencium bau harumnya dari jauh saja tidak bisa, apalagi memasukinya.

2202[Bukhari 7151] Diriwayatkan dari Ma'qil bin Yasar ra Nabi Saw pernah bersabda: "Tidak ada seorang penguasa yang memimpin kaum muslimin kemudian dia mati ketika memimpin dengan tidak adil, melainkan Allah mengharamkan surga untuknya".


BAB 4: SIAPA YANG MENYUSAHKAN ORANG LAIN, ALLAH AKAN MENYUSAHKANNYA


2203[Bukhari 7152] Diriwayatkan dari Jundub ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Siapa yang berbuat baik untuk sum'ah[footnote 1], Allah akan berbuat sum'ah (menelantarkan dan menghinakannya) pada hari kiamat. Siapa yang menyusahkan/ menyulitkan orang lain, Allah akan menyusahkan/ menyulitkannya pada hari kiamat". Para sahabat berkata kepada Rasulullah Saw, "Berilah kami wasiat". Rasulullah Saw bersabda, "Sesungguhnya bagian tubuh manusia yang pertama kali membusuk adalah perutnya. Karena itu, siapa yang bisa tidak makan kecuali makanan yang halal, maka lakukanlah, dan siapa yang mampu menghindarkan tangannya dari penumpahan darah sehingga dia terhalang dengan surga, maka lakukanlah".

[footnote 1]: Sum'ah adalah berbuat kebaikan untuk mencari popularitas (bukan mencari ridha Allah)


BAB 5: BOLEHKAH SEORANG HAKIM MEMUTUSKAN PERKARA KETIKA DIA SEDANG MARAH?


2204[Bukhari 7158] Diriwayatkan dari Abu Bakrah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Tidak boleh memutuskan perkara antara dua pihak yang berselisih ketika dia sedang marah".


BAB 6: MENGAMBIL KEPUTUSAN DENGAN BAIK


2205[Bukhari 7162] Hadis yang diriwayatkan dari Huwayyishah dan Muhayyishah sudah disebutkan di muka pada Kitab tentang Jihad (nomor hadis 1343), namun pada jalur periwayatan di sini terdapat tambahan sabda Rasulullah Saw sebagai berikut: "Orang-orang Yahudi (yang membunuh saudaramu) harus membayar uang darah atau mengumumkan peperangan".


BAB 7: BAGAIMANA SEORANG IMAM MEMINTA BAIAT DARI RAKYATNYA


2206[Bukhari 7200] Diriwayatkan dari Ubadah bin Ash-Shamit dia berkata: Rasulullah Saw meminta kami menyatakan baiat untuk mematuhi beliau (dan para pemimpin kaum muslimin sepeninggal beliau). Lanjutan hadis ini seperti di muka pada nomor hadis 2188. Pada riwayat ini ada tambahan sebagai berikut: Rasulullah Saw juga meminta kami menyatakan baiat untuk berbuat atau berkata benar di manapun kami berada tanpa rasa takut terhadap cacian dan hinaan dalam melaksanakan ajaran Allah.

2207[Bukhari 7202] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Ketika kami menyatakan baiat kepada Rasulullah Saw untuk patuh dan taat, beliau selalu bersabda, "Menurut kemampuanmu".


BAB 8: MENUNJUK SESEORANG SEBAGAI KHALIFAH PENGGANTI


2208[Bukhari 7218] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Seseorang bertanya kepada Umar, "Mengapa anda tidak menunjuk seorang khalifah yang nanti akan menggantikan anda?" Umar menjawab, "Jika saya menunjuk pengganti saya, maka orang yang lebih baik daripada saya (Abu Bakr) telah berbuat begitu, dan jika saya tidak menunjuk pengganti saya, maka orang yang lebih baik daripada saya (Rasulullah Saw) tidak menunjuk pengganti".[footnote 1]

[footnote 1]: Keterangan: Pilihan pertama sesuai dengan Abu Bakr, sedangkan pilihan kedua sesuai dengan Rasulullah Saw.


BAB 9: PEMIMPIN DARI SUKU QURAISY


2209[Bukhari 7222,7223] Diriwayatkan dari Jabir bin Samurah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Akan muncul dua belas pemimpin/ penguasa". Kata Jabir: Ada satu kalimat dari Nabi Saw yang tidak saya dengar, kemudian ayah saya mengatakan bahwa kalimat tersebut adalah, "Semuanya dari suku Quraisy".

Kitab Fitnah


BAB 1: SABDA NABI SAW: "SEPENINGGALKU KALIAN AKAN MELIHAT HAL-HAL YANG TIDAK KALIAN SEPAKATI"


2187[Bukhari 7035] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahaw Nabi Saw pernah bersabda: "Siapa yang tidak suka dengan sebagian dari langkah pemimpinnya hendaklah ia bersabar, karena orang yang memisahkan diri dengan pemimpinnya meskipun sejengkal, maka dia akan mati dengan mati jahiliyah".
Riwayat lain yang juga dari Abdullah bin Abba ra berbunyi sebagai berikut: "Siapa yang meilha sebagian dari langkah pemimpinnya yang tidak ia sukai hendaklah ia bersabar, karena orang yang memisahkan diri dari kelompok kaum muslimin meskipun sejengkal ia akan mati dengan mati jahiliyah".

2188[Bukhari 7056] Diriwayatkn dari Ubadah bin Ash-Shamit ra, dia berkata: Pada suatu saat Nabi Saw menyeru kami kemudian kami menyatakan baiat (janji setia) kepada beliau. Rasulullah Saw meminta kami menyatakan baiat untuk mendengar dan mematuhi (pemimpin kaum muslimin) ketika kami dalam keadaan kuat mupun lemah, sulit maupun mudah, dan tetap memberikan hak kepada pemimpin kaum muslimin dan tidak memeranginya kecuali jika dia jelas mengingkari ajaran Allah yang telah diberikan kepada kaum muslimin".


BAB 2: MUNCULNYA BERBAGAI FITNAH


2189[Bukhari 7076] Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Kelompok orang yang paling jelek adalah mereka yang hidup ketika kiamat terjadi".


BAB 3: MASA YANG AKAN DATANG LEBIH JELEK DARIPADA SEKARANG


2190[Bukhari 7068] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Az-Zubair bin 'Audi mengadu kepadanya mengenai perlakuan Al-Hajjaj yang kejam terhadap kaum muslimin. Anas mengatakan, "Bersabarlah hingga kamu menemui Tuhanmu, karena suatu masa tidaklah tiba melainkan masa sesudahnya akan lebih jelek lagi. Demikian itu pernah saya dengar dari Nabi Saw".


BAB 4: SABDA NABI SAW: "SIAPA YANG MENGANGKAT SENJATA/ MEMERANGI KAMI, BUKANLAH KELOMPOK KAMI"


2191[Bukhari 7072] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Janganlah seseorang mengarahkan senjatanya kepada saudaranya sesama muslim, karena ia tidak tahu jangan-jangan setan mempengaruhinya sehingga ia akan membunuh saudaranya itu, lalu ia akan masuk neraka".


BAB 5: BERBAGAI FITNAH AKAN MUNCUL SEHINGGA PADA MASA ITU ORANG YANG DUDUK LEBIH BAIK DARIPADA ORANG YANG BERDIRI


2192[Bukhari 7082] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda: "Berbagai fitnah akan muncul. Pada masa itu orang yang duduk lebih baik daripada orang yang berdiri, orang yang berdiri lebih baik daripada orang yang berjalan dan orang yang berjalan lebih baik daripada orang yang berlari. Siapa yang melibatkan diri dalam fitnah itu, maka fitnah akan membuatnya celaka. Siapa yang bisa berlindung dari fitnah tersebut, maka berlindunglah".


BAB 6: MENYINGKIR KE PEDALAMAN KETIKA TERJADI FITNAH


2193[Bukhari 7087] Diriwayatkan dari Salamah bin Al-Akwa ra bahwa ia menjamu Al-Hajjaj, kemudian Al-Hajjaj berkata kepadanya: "Wahai putra Al-Akwa, kamu telah menghindar dengan memilih hidup di pedalaman?" Salamah bin Al-Akwa menjawab: "Tidak, Rasulullah Saw telah mengizinkan saya tinggal di pedalaman di tengah orang Baduwi".


BAB 7: APABILA ALLAH MENGAZAB SUATU BANGSA


2194[Bukhari 7108] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Apabila Allah menurunkan azab kepada suatu bangsa, azab akan menimpa mereka semua, kemudian mereka akan dibangkitkan untuk diadili amal perbuatan mereka".


BAB 8: APABILA SESEORANG MENGATAKAN SESUATU KEMUDIAN DI TEMPAT LAIN MENGATAKAN SEBALIKNYA


2195[Bukhari 7114] Diriwayatkan dari Hudzaifah bin Al-Yaman ra, dia berkata: Kemunafikan hanya ada pada masa Nabi Saw, sedangkan sekarang adalah kafir sesudah iman.


BAB 9: KELUARNYA API


2196[Bukhari 7118] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Kiamat tidak akan terjadi sebelum api muncul dari tanah Hijaz yang menerangi leher-leher onta di Bushra".

2197[Bukhari 7119] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Nabi Saw pernah bersabda, "Emas akan melimpah ruah di sungai Furat/Eufrat. Siapa yang datang ke sana janganlah mengambilnya sedikitpun".


BAB 10: TANDA-TANDA KIAMAT


2198[Bukhari 7121] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Kiamat tidak akan terjadi kecuali setelah: 1) Dua kelompok besar saling membunuh sehingga menimbulkan korban besar. Kedua pihak menyerukan hal yang sama. 2) Munculnya Dajjal, pembohong besar yang hampir mencapai tiga puluh jumlahnya dan semuanya mengaku sebagai utusan Allah. 3) Lenyapnya ilmu pengetahuan (dengan wafatnya ulama). 4) Banyak terjadi gempa. 5) Waktu berlalu sangat cepat. 6) Munculnya berbagai fitnah. 7) Banyak pembunuhan. 8) Harta melimpah ruah sehingga pemilik harta sulit menemukan orang yang sudi menerima sedekah. Jika ia menemukan orang yang akan diberi sedekah, orang tersebut akan berkata, "Saya tidak membutuhkan sedekah". 9) Manusia berlomba-lomba membangun gedung tinggi. 10) Ketika seseorang melewati kuburan orang lain, ia akan berkata, "Sungguh senang jika saya berada di tempatnya". 11) Matahari muncul dari barat. Ketika manusia melihat matahari terbit dari barat, mereka semua beriman, tetapi pada saat itu Allah akan berfirman, "Tidaklah berguna iman seseorang jika sebelumnya tidak berian atau berusaha berbuat baik dengan imannya" (Al-Quran, surah Al-An'am:158). Ketika dua orang membentangkan kain di hadapan mereka, kiamat akan terjadi sebelum keduanya sempat bertransaksi dan melipat kain itu. Ketika seseorang membawa air susu ontanya, kiamat akan terjadi sebelum dia sempat meminum air susu tersebut. Ketika seseorang menghimpun air kolam, kiamat akan terjadi sebelum dia sempat memberi minum hewan ternaknya. Ketika seseorang menyuapkan makanan ke mulutnya, kiamat akan terjadi sebelum dia sempat memakan makanan itu".

kitab Tafsir Mimpi


2176[Bukhari 6983] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "mimpi baik orang saleh adalah satu dari 46 bagian keNabian".


BAB 2: MIMPI BAIK ADALAH DARI ALLAH


2177[Bukhari 6985] Diriwayatkan dari Abu Sa'id ra bahwa dia pernah mendengar Nabi Saw bersabda: "Apabila kamu mengalami mimpi yang kau senangi, sebenarnya itu dari Allah, maka beratsbihlah kepada Allah dan ceritakanlah. Apabila kamu mengalami mimpi buruk yang tidak kamu senangi, sebenarnya itu dari setan, maka mohonlah perlindungan dari Allah dari kejelekan mimpi tersebut dan jangan kamu menceritakannya kepada orang lain, karena mimpi tersebut tidak membuatmu celaka".


BAB 3: BERITA GEMBIRA


2178[Bukhari 6990] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Sebagian tanda keNabian yang masih tersisa adalah Al-Mubasysyirat". Para sahabat bertanya, "Apa Al-Mubasysyirat itu?" Rasulullah Saw menjawab, "Mimpi yang benar".


BAB 4: MELIHAT NABI SAW DALAM MIMPI


2179[Bukhari -] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Siapa yang melihat saya dalam mimpi, maka dia akan melihat saya dalam keadaan jaga (sadar/tidak tidur), dan setan tidak bisa menyerupai saya".

2180[Bukhari 6997] Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri ra bahwa dia pernah mendengar Nabi Saw bersabda: "Siapa yang meilhat saya dalam mimpi, dia benar-benar melihat saya secara nyata, karena setan tidak bisa menyerupai saya".


BAB 5: MIMPI PADA SIANG HARI


2181[Bukhari 7002] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Ketika Ummu Haram binti Milhan ra menjadi istri Ubadah bin Ash-Shamit, Rasulullah Saw sering mengunjunginya. Pada suatu hari Rasulllah Saw mengunjunginya kemudian dia menghidangkan makanan kepada Rasulullah Saw, kemudian dia mencari kutu di kepala Rasulullah Saw. Rasululah Saw tidur seejnak lalu bangun sambil tersenyum. Ummu Haram bertanya, "Apa yang membuat anda tersenyum ya Rasulullah?" Rasulullah Saw bersabda, "Sebagian dari umatku yang berperang di jalan Allah diperlihatkan kepadaku (dalam mimpiku). Mereka berlayar mengarungi laut Merah bagai raja-raja di atas singgasana". Ummu Haram berkata, "Ya Rasulullah, doakanlah agar aku termasuk dalam kelompok itu". Maka Rasulullah Saw mendoakannya, kemudian beliau tertidur lagi, lalu beliau bangun sambil tersenyum. Ummu haram bertanya lagi, "Apa yang membuat anda tersenyum ya Rasulullah?" Beliau bersabda, "Sebagian dari umatku yang berperang di jalan Allah diperlihatkan kepadaku di dalam mimpiku ---sebagaimana sabda beliau sebelumnya--- "Ummu Haram berkata, "Ya Rasulullah, doakanlah agar aku termasuk dalam kelompok itu". Rasulullah Saw bersabda, "Kamu akan termasuk dalam kelompok pertama di antara mereka". Ketika Muawiyah bin Abu Sufyan menjadi khalifah, Ummu Haram turut berlayar dalam kelompok pasukan muslimin mengarungi laut Merah, kemudian dia terjatuh dari hewan tunggangannya setelah mendarat, lalu meninggal".


BAB 6: IKATAN DALAM MIMPI


2182[Bukhari 7017] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: "Apabila kiamat sudah dekat, hampir tidak ada mimpi orang mukmin yang bohong. Mimpi orang mukmin adalah satu dari 46 bagian keNabian, dan apapun yang menjadi bagian keNabian tidaklah bohong".


BAB 7: MIMPI MELIHAT SESEORANG MEMINDAHKAN SESUATU DARI SATU DAERAH KE TEMPAT LAIN


2183[Bukhari 7038] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Saya bermimpi melihat orang perempuan berkulit hitam dengan rambut terurai keluar dari madihan. Kemudian dia menetap di Mahya;ah, yaitu Al-Juhfah. Saya menafsirkannya bahwa wabah penyakit di madihan dipindahkan ke Al-Juhfah".


BAB 8: ORANG YANG BERDUSTA DENGAN MENCERITAKAN MIMPI YANG TIDAK DIALAMINYA


2184[Bukhari 7042] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Siapa yang mengaku bermimpi melihat sesuatu padahal tidak, maka dia aka diperintahkan membuat simpul antara dua biji gandum yang dia tidak akan bisa melaksanakannya. Siapa yang mencuri pendengaran dari pembicaraan sejumlah orang yang mereka tidak suka jika pembicaraan tersebut didengar olehnya, maka pada hari kiamat telinganya akan dituangi cairan logam mendidih. Siapa yang membuat patung/lukisan/ gambar makhluk hidup, dia akan diazab pada hari kiamat, dan dia disuruh memberikan nyawa kepada patung/ lukisan/ gambar yang dia tidak akan bisa memberinya nyawa (maka selama itu pula dia akan tetap disiksa)".

2185[Bukhari 7043] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Sebagian dari dusta yang paling jelek adalah orang yang mengatakan melihat sesuatu dalam mimpinya padahal tidak".


BAB 9: TIDAK MEMBENARKAN PENAFSIR MIMPI YANG PERTAMA


2186[Bukhari 7046] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, dia berkata: Seorang laki-laki menemui Nabi Saw kemudian berkata, "Tadi malam saya bermimpi melihat naungan. Dari naungan itu mentega dan madu berjatuhan, kemudian saya melihat orang-orang membeberkan telapak tangannya. Sebagian memperoleh banyak dan sebagian lagi memperoleh sedikit. Saya melihat seutas tali menggantung dari langit ke bumi. Saya melihat anda memegang tali tersebut hingga berhasil memanjat ke atas. Seseorang turut memegang tali tersebut kemudian dia berhasil memanjat ke atas. Ada orang lain lagi memegang tali tersebut kemudian berhasil memanjat ke atas. Ada orang lain lagi (orang ketiga) memegang tali tersebut kemudian tali itu putus tetapi kemudian bisa disambung". Abu Bakar berkata, "Ya Rasulullah, perkenankan saya menjelaskan ta'bir/tafsir mimpi tersebut". Rasuulllah Saw bersabda, "Tafsirkanlah". Abu Bakar ra mengatakan, "Naungan tersebut adalah Islam. Madu dan mentega yang berjatuhan dari naungan tersebut adalah Al-Quran yang meneteskan rasa manis. Ada orang yang memahami Al-Quran dengan banyak dan ada orang yang memahami Al-Quran dengan sedikit. Tali yang menjulur dari langit ke bumi adalah kebenaran yang anda ikuti. Dengan memegangnya Allah mengangkat derajat anda. Kemudian orang lain mengikuti jejak anda dengan berpegang pada kebenaran itu sehingga dia mendapat derajat yang tinggi. Ada lagi orang lain mengikuti jejak anda dengan memegang teguh kebenaran, maka dia mendapat derajat yang tinggi. Setelah itu ada orang lain lagi (orang ketiga) memegang dan mengikuti kebenaran tetapi kemudian terputus lalu dia kembali lagi kepada kebenaran. Ya Rasulullah, saya mohon anda beritahukan apakah saya benar atau salah?" Nabi Saw bersabda, "Kau benar sebagian dan salah sebagian". Abu Bakar berkata, "Ya Rasulullah, demi Allah, anda sebaiknya memberitahukan kepada saya mana yang salah". Rasulullah Saw bersabda, "Jangan bersumpah".

Kitab Peringatan Kepada Orang Murtad


BAB 1: DOSA ORANG YANG MENYEKUTUKAN ALLAH


2175[Bukhari 6921] Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra, dia berkata: Seorang laki-laki bertanya, "Ya Rasulullah, apakah kami akan dihukum karena perbuatan kami pada masa jahiliyah?" Rasulullah Saw menjawab, "Siapa yang berbuat baik dalam Islam, maka ia tidak dihukum karena perbuatan jeleknya pada masa jahiliyah, dan siapa yang berbuat dosa dalam Islam, maka dia akan dihukum karena kesalahannya yang dulu dan yang kemudian".

Kitab Diyat


2168[Bukhari 6862] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Rasulllah Saw pernah bersabda, "Seorang mukmin senantiasa leluasa dalam agamanya selama tidak menumpahkan darah orang lain secara haram".[footnote 1]

[footnote 1]: Keterangan: Membunuh yang tidak haram misalnya melaksanakan hukuman mati.

2169[Bukhari 6866] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda kepada Miqdad, "Apabila seorang mukmin menyembunyikan imannya di tengah orang kafir, setelah itu dia menampakkan imannya lalu kamu membunuhnya, maka kamu sendiri pernah menyembunyikan imanmu ketika di Mekkah dulu".


BAB 1: FIRMAN ALLAH SWT: "DAN SIAPA YANG MEMBIARKAN SESEORANG TETAP HIDUP, MAKA SEOLAH-OLAH DIA MEMBIARKAN SELURUH MANUSIA TETAP HIDUP". (AL-QURAN, SURAH AL-MAIDAH:45).


2170[Bukhari 6874] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Siapa yang mengangkat senjata melawan kami, maka dia bukan pengikut kami".


BAB 2: FIRMAN ALLAH SWT: "....BAHWA JIWA DIBALAS DENGAN JIWA, MATA DIBALAS DENGAN MATA...". (AL-QURAN, SURAH AL-MAAIDAH:45)


2171[Bukhari 6878] Diriwayatkan dari Abdullah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Darah seoran muslim yang bersaksi bahwa tidak ada tuhan selain Allah dan aku adalah utusan Allah, darahnya tidak halal ditumpahkan kecuali karena tiga sebab: 1) Karena telah membunuh maka dihukum bunuh. 2) Karena berzina, bagi orang yang telah pernah menikah. 3) Karena keluar dari Islam dan kelomok kaum muslimin (murtad)".


BAB 3: MENUMPAHKAN DARAH TANPA SEBAB YANG BENAR (CONTOH DENGAN SEBAB YANG BENAR, ANTARA LAIN MEMBUNUH ORANG KAFIR PADA SAAT PEPERANGAN DAN MENGEKSEKUSI PEMBUNUH)


2172[Bukhari 6882] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Manusia yang paling dibenci oleh Allah ada tiga: 1) Orang yang berbuat durhaka di Tanah Haram. 2) Orang yang senang melakukan tradisi jahiliyah setelah masuk Islam. 3) Orang yang menumpahkan darah orang lain tanpa sebab yang benar".


BAB 4: ORANG YANG MELAKSANAKAN HUKUMAN YANG MENJADI WEWENANGNYA ATAU MELAKSANAKAN QISHASH TANPA PENGUASA


2173[Bukhari 6888] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Jika seseorang mengintip ke dalam rumahmu tanpa izinmu, kemudian kamu melemparnya dengan batu sehingga kamu membuat matanya tercongkel, maka demikian itu kamu tidak berdosa".


BAB 5: DIYAT JARI TANGAN


2174[Bukhari 6895] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Ini dan ini adalah sama". Maksudnya adalah jari kelingking dan ibu jari.


Kitab Batasan Hukuman ( Hudud )


BAB 1: MEMUKUL DENGAN PELEPAH KURMA DAN SEPATU/TEROMPAH


2159[Bukhari 6777] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra dia berkata: Pada suatu saat seorang laki-laki yang telah meminum khamer dihadapkan kepada Nabi Saw. Kemudian beliau bersabda, "pukul dia". Kata Abi Hurairah: Sebagian dari kami memukulnya dengan tangan, sebagian yang lain memukulnya dengan terompah dan sebagian yang lain lagi memukulnya dengan baju. Ketika orang itu selesai dipukul, ada seseorang berkata kepadanya, "Semoga Allah menghinakanmu". Mendengar itu Rasulullah Saw bersabda, "Jangan berkata begitu, janganlah kamu membuat setan menguasainya".

2160[Bukhari 6778] Diriwayatkan dari Ali bin Abu Thalib ra dia berkata: Saya tidak pernah menyesali pelaksanaan hukuman (eksekusi) terhadap seseorang hingga mati kecuali terhadap peminum khamer, karena jika dihukum sampai mati, maka saya harus membayar uang darah atas kematiannya, sebab hukuman mati bagi peminum khamer tidak diajarkan oleh Rasulullah Saw.

2161[Bukhari 6780] Diriwayatkan dari Umar bin Al-Khattab ra bahwa pada masa Nabi Saw ada seorang laki-laki bernama Abdullah yang dijuluki himar (keledai). Dia seringkali membuat Rasulullah Saw tertawa. Suatu ketika Rasulullah Saw melaksanakan hukuman cambuk terhadap laki-laki tersebut, kaerna dia telah minum khamer. Pada hari lain orang laki-laki itu dihadapkan lagi kepada Rasulullah Saw karena minum khamer lagi, kemudian Rasulullah Saw memerintahkan agar dia dicambuk lagi. Seseorang mengatakan: "Semoga Allah melaknatnya, karena dia sering dihadapkan kepada Rasulullah Saw dengan kasus yang sama". Nabi Saw bersabda: "Janganlah kau melaknatnya. Demi Allah, yang saya ketahui hanyalah bahwa dia mencintai Allah dan RasulNya".


BAB 2: KUTUKAN/LAKNAT BAGI PENCURI


2162[Bukhari 6783] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Allah melaknat pencuri yang mencuri sebutir telur kemudian tangannya dipotong, dan mencuri seutas tali kemudian tangannya dipotong".


BAB 3: HUKUMAN POTONG TANGAN DAN BERAPA BATAS HARTA YANG DICURI


2163[Bukhari 6789] Diriwayatkan dari Aisyah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Tangan pencuri dipotong karena mencuri sesuatu senilai seperempat dinar atau lebih".

2164[Bukhari 6792] Diriwayatkan dari Aisyah ra bahwa pada masa Nabi Saw tangan pencuri tidak dipotong kecuali jika dia mencuri sesuatu senilai harga sebuah perisai.

2165[Bukhari 6796] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwa Rasulullah Saw menghukum pencuri dengan potong tangan, karena mencuri sebuah perisai yang harganya tiga dirham.


BAB 4: BERAPA NILAI BARANG YANG DICURI YANG PENCURINYA HANYA DIHUKUM SEBAGAI EPLAJARAN

2166[Bukhari 6848] Diriwayatkan dari Abu Burdah Al-Anshari ra dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Pencuri tidak dihukum cambuk lebih dari sepuluh kali cambukan, kecuali jika berkaitan dengan hadd (batas hukuman) yang telah ditentukan oleh Allah Azza wa Jalla".


BAB 5: MENUDUH BUDAK BERZINA


2167[Bukhari 6858, Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya mendengar Abul Qasim (Rasulullah Saw) bersabda, "Siapa yang menuduh budaknya berzina, padahal budaknya tidak seperti yang dituduhkannya, maka dia (penuduh) akan dihukum cambuk pada hari kiamat, kecuali jika budaknya memang berzina".



Kitab Hukum Waris


BAB 1: HAK WARIS ANAK TERHADAP PENINGGALAN AYAH DAN IBUNYA


2153[Bukhari 6732] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Berikan harta waris kepada orang-orang yang berhak menerimanya (sesuai dengan jatah yang ditetapkan oleh Allah), sedangkan sisanya adalah untuk ahli waris laki-laki yang terdekat".


BAB 2: HAK WARIS BAGI CUCU PEREMPUAN DARI JALUR LAKI-LAKI (IBNATU IBNIN) BESERTA CUCU LAKI-LAKI DARI JALUR LAKI-LAKI (IBNU IBNIN)


2154[Bukhari 6736] Diriwayatkan dari Abu Musa ra bahwa dia ditanya mengenai jatah harta waris bagi seorang anak perempuan beserta seorang cucu perempuan dari jalur laki-laki dan seorang saudara perempuan. Abu Musa menjawab: "Anak perempuan mendapat separuh dan saudara perempuan mendapat separuh. Temuilah Abdullah bin Mas'ud, pasti dia akan berpendapat seperti saya". Maka masalah itu ditanyakan kepada Abdullah bin Mas'ud dan pendapat Abu Musa tersebut diberitahukan kepadanya. Abdullah bin Mas'ud mengatakan: "Saya benar-benar tersesat dan tidak mendapat petunjuk jika saya mengikuti pendapat Abu Musa. Dalam masalah ini saya akan memberikan keputusan seperti yang pernah diputuskan oleh Nabi Saw, "Anak perempuan mendapat 1/2, cucu perempuan dari jalur laki-laki mendapat 1/6, maka jatah keduanya mencapai 2/3 (1/2+1/6=3/6+1/6=4/6+2/3), sedangka sisanya untuk saudara perempuan". Abu Musa diberitahu mengenai pendapat Abdullah bin Mas'ud itu, kemudian Abu Musa berkata: "Kalian jangan bertanya kepada saya selama orang pandai itu (Abdullah bin Mas'ud) berada di tengah kalian".



BAB 3: BUDAK YANG DIMERDEKAKAN ADALAH BAGIAN DARI KAUM YANG MEMERDEKAKANNYA, DAN ANAK LAKI-LAKI DARI SAUDARA PEREMPUAN SUATU KAUM ADALAH BAGIAN DARI DIRI MEREKA PULA


2155[Bukhari 6761] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Budak yang dimerdekakan oleh suatu kaum menjadi bagian dari diri mereka".

2156[Bukhari 6762] Diriwayatkan dari Anas bin malik ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Anak laki-laki dari saudara perempuan suatu kaum menjadi bagian dari diri mereka".



BAB 4: MENGAKUI ORANG YANG BUKAN AYAHNYA SEBAGAI AYAHNYA


2157[Bukhari 6766,6767] Diriwayatkan dari Sa'd ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Siapa yang mengakui oran lain sebagai ayahnya sedangkan dia tahu bahwa orang lain tersebut memang bukan ayahnya, maka surga terlarang untuknya". Sabda Nabi Saw tersebut disampaikan kepada Abu Bakrah, kemudian dia berkata, "Saya sudah mendengarnya dengan telinga saya sendiri langsung dari Rasulullah Saw dan mengingatnya di dalam hati saya".

2158[Bukhari 6768] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Janganlah kamu membenci ayahmu. Siapa yang membenci ayahnya sungguh ia kafir".

Kitab Pembatalan Sumpah


BAB 1: SHA MADINAH DAN MUDD NABI SAW.


2151[Bukhari 6712] Diriwayatkan dari As-Sa'ib bin Yazid ra, dia berkata: Satu sha pada masa Nabi Saw sama dengan sepertiga mudd kalian sekarang.[footnote 1]

[footnote 1]: Keterangan: pada masa khalifah Umar bin Abdul Aziz takaran tersebut ditambah lagi.



Kitab Sumpah & Nazar


BAB 1: SUMPAH DAN NAZAR
 
2142[Bukhari 6622] Diriwayatkan dari Abdurrahman bin Samurah ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda kepada saya, "Hai Abdurrahman bin Samurah, janganlah kamu meminta jabatan, karena jika kamu diberi jabatan atas permintaanmu, maka kamu akan memikul beban yang berat, tetapi jika kamu diberi jabatan tanpa kau minta, maka kamu akan diberi pertolongan. Apabila kamu mengucapkan sumpah akan melaksanakan sesuatu, kemudian kamu menegtahui ssuatu yang lain yang lebih baik, maka bayarkan kaffarah untuk menebus pembatalan sumpahmu, lalu laksanakan sesuatu yang lain yang lebih baik tersebut".
2143[Bukhari 6625] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Kita (umat Islam) adalah manusia terakhir di dunia tetapi paling terdepan pada hari kiamat". Rasulullah Saw juga bersabda: "Demi Allah, orang yang bersikeras melaksanakan sumpahnya yang membuat keluarganya sengsara, dosanya di sisi Allah sungguh lebih besar daripada dia membayar kaffarah yang telah ditetapkan oleh Allah (untuk membatalkan sumpah yang menyengsarakan tersebut)".

BAB 2: BAGAIMANA SUMPAH NABI SAW.
2144[Bukhari 6632] Diriwayatkan dari Abdullah bin Hisyam ra, dia berkata: Kami pernah bersama Nabi Saw ketika beliau memegang tangan Umar bin Al-Khattab. Umar berkata kepada Rasulullah Saw, "Ya Rasulullah, anda lebih aku cintai daripada segalanya, kecuali diriku". Nabi Saw bersabda, "Tidak! Demi Dzat Yang Menggenggam jiwaku! Imanmu belum sempurna hingga aku lebih kau cintai daripada dirimu sendiri". Maka Umar berkata kepada Rasulullah Saw, "Demi Allah, sekarang anda lebih aku cintai daripada diriku sendiri". Rasulullah Saw bersabda, "Hai Umar, sekarang kamu benar-benar beriman".
2145[Bukhari 6638] Diriwayatkan dari Abu Dzarr ra, dia berkata: Saya mendekati Rasulullah Saw ketika beliau bersabda di bawah naungan Ka'bah, "Merekalah orang-orang yang paling merugi". Saya berkata kepada diri saya sendiri, "Apa kesalahan saya? Apakah Rasulullah Saw mendapati kesalahan pada diri saya?" Ketika Rasulullah Saw masih mengulangi kata-kata itu saya duduk di dekat beliau, saya tidak kuasa untuk diam dengan menahan kegelisahan, maka sayapun bertanya, "Ya Rasulullah, izinkan saya bertanya, "Mereka yang paling merugi itu siapa?" Rasululah Saw bersabda, "Orang-orang yang kaya harta, kecuali mereka yang begini dan begini (yang mempergunakan harta mereka di jalan Allah)".

BAB 3: FIRMAN ALLAH SWT: "DAN MEREKA BERSUMPAH DENGAN NAMA ALLAH, DENGAN SEKUAT-KUAT SUMPAH". (AL-QURAN, SURAH AN-NUUR:53)
2146[Bukhari 6656] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Setiap muslim yang tiga orang anaknya meninggal (sebelum usia baligh, kemudian dia bersabar untuk mengharap ridha Allah), maka dia tidak akan tersentuh oleh api neraka, kecuali jika dia melanggar sumpah".

BAB 4: MELANGGAR SUMPAH KARENA LUPA
2147[Bukhari 6664] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Sesungguhnya Allah mengampuni umatku yang berniat jelek atau hatinya berkata jelek selama tidak diwujudkannya dalam perbuatan atau ucapan lisan".

BAB 5: NAZAR DALAM BINGKAI KEPATUHAN KEPAD ALLAH
2148[Bukhari 6696] Diriwayatkan dari Aisyah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Siapa yang bernazar untuk mematuhi Allah maka laksanakanlah, dan siapa yang bernazar untuk berbuat maksiat kepada Allah maka janganlah melaksanakannya".

BAB 6: ORANG YANG MENINGGAL SEBELUM MELAKSANAKAN NAZARNYA
2149[Bukhari 6698] Diriwayatkan dari Sa'd bin Ubadah ra bahwa dia meminta fatwa kepada Nabi Saw menegnai nazar ibunya yang meninggal sebelum melaksanakan nazar tersebut. Rasulullah Saw memberikan fatwa agar Sa'd bin Ubadah melaksanakan nazar tersebut atas nama ibunya.

BAB 7: NAZAR UNTUK MELAKSANAKAN SESUATU YANG TIDAK DIMILIKI (TIDAK MAMPU DILAKSANAKAN) DAN NAZAR UNTUK BERBUAT MAKSIAT
2150[Bukhari 6704] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, dia berkata: Ketika Nabi Saw berkhotbah, beliau melihat seorang laki-laki berdiri, lalu beliau menanyakannya. Para sahabat menjawab, "Dia itu Abu Israil yang bernazar untuk berdiri tanpa duduk, tanpa berteduh dan tanpa berbicara, sambil berpuasa". Maka Nabi Saw bersabda, "Suruh dia berbicara, berteduh, dan duduk dengan menyempurnakan puasanya".

Kitab Qadar


BAB 1: PENA AKAN KERING UNTUK MENULIS ILMU ALLAH


2137[Bukhari 6596] Diriwayatkan dari Imran bin Hushain ra, dia berkata: Seseorang bertanya, "Ya Rasulullah, apakah manusia bisa diketahui mana yang menjadi penghuni surga dan mana yang menjadi penghuni neraka?" Rasulullah Saw menjawab, "ya, bisa". Oran itu bertanya lagi, "kalau begitu mengapa orang-orang harus berbuat baik?" (meskipun tanpa berbuat baik kalau ditakdirkan menjadi penghuni surga akan masuk surga juga?)". Rasulullah Saw bersabda, "setiap orang akan melakukan perbuatan sesuai dengan apa yang telah diciptakan atau yang telah dimudahkan untuknya". (Bila ditakdirkan akan masuk surga, seseorang akan cenderung berbuat baik. Bila ditakdirkan akan masuk neraka, seseorang akan cenderung berbuat jahat---Pent.).


BAB 2: FIRMAN ALLAH SWT: "DAN KETETAPAN ALLAH ADALAH SUATU KETETAPAN YANG PASTI BERLAKU". (AL-QURAN, SURAH AL-AHZAAB:38)


2138[Bukhari 6604] Diriwayatkan dari Hudzaifah ra, dia berkata: Nabi Saw pernah menyampaikan khotbah kepada kami. Di dalam khotbah itu tidak ada sesuatu yang tidak beliau sebutkan mengenai apa yang akan terjadi hingga tibanya hari kiamat. Sebagian kami mengingatnya dan sebagian yang lain melupakannya. Saya sendri lupa sebagiannya, kemudian saya mengingatnya kembali bagaikan orang yang tidak bisa mengenali temannya ketika berpisah, kemudian pada saat berjumpa dia bisa mengenalinya.


BAB 3: NAZAR SESEORANG TIDAK AKAN MENGUBAH QADAR/KETETAPAN ALLAH


2139[Bukhari 6609] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabad: "(Allah Azza wa Jalla berfirman), "Nazar seseorang tidak akan mendatangkan sesuatu yang tidak pernah Aku takdirkan. Nazar hanya akan terjadi sesuai dengan qadar yang telah Aku tetapkan untuknya. Dengan nazar itu Aku membuat orang yang kikir mengeluarkan sebagian hartanya".


BAB 4: AL-MA'SHUM ADALAH ORANG YANG DILINDUNGI OLEH ALLAH


2140[Bukhari 6611] Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Setiap khalifah/penguasa yang diangkat selalu memiliki dua kelompok terdekat. Kelompok yang pertama menyuruh dan mendorongnya kepada kebaikan, kelompok yang kedua menyuruh dan mendorongnya kepada kejelekan, sedangkan orang yang ma'shum adalah orang yang dilindungi oleh Allah dari kejelekan".


BAB 5: FIRMAN ALLAH SWT: "ALLAH MEMBATASI ANTARA SESEORANG DAN HATINYA".


2141[Bukhari 6617] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Nabi Saw seringkali bersumpah dengan mengucapkan, "tidak, demi Tuhan Yang membalik-balik hati".

Kitab Kelembutan Hati


BAB 1: KESEHATAN DAN WAKTU LUANG, DAN BAHWA KEHIDUPAN SEJATI HANYALAH KEHIDUPAN AKHIRAT


2091[Bukhari 6412] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Ada dua nikmat yang disia-siakan oleh mayoritas manusia; kesehatan dan waktu luang".


BAB 2: SABDA NABI SAW: "JALANI HIDUP DI DUNIA SEAKAN-AKAN KAMU ORANG ASING"


2092[Bukhari 6416] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Rasulullah Saw memegang pundak saya, kemudian beliau bersabda, "Jalani hidup di dunia seakan-akan kamu orang asing atau orang yang sedang dalam perjalanan". Abdullah bin Umar berkata: Apabila kamu berada pada waktu sore janganlah kamu menunggu-nunggu waktu pagi, dan apabila kamu berada pada waktu pagi janganlah kamu menunggu-nunggu waktu sore. Manfaatkanlah hidupmu di dunia untuk hidupmu sesudah mati.


BAB 3: HARAPAN YANG TERLALU TINGGI


2093[Bukhari 6417] Diriwayatkan dari Abdullah ra, dia berkata: Pada suatu saat Nabi Saw membuat garis persegi empat, kemudian membuat garis di tengah bentuk persegi empat itu hingga menyeberang ke luar, lalu membuat lagi garis-garis kecil yang memotong garis di tengah tadi. Setelah itu Rasulullah Saw bersabda, "Ini perumpamaan manusia, garis persegi empat ini adalah ajalnya yang telah membatasi hidupnya, garis yang keluar dari persegi empat ini adalah harapannya, sedangkan garis-garis kecil ini adalah rintangan-rintangan dalam hidupnya. Jika dia terlepas dari garis yang satu, dia akan tersandung garis yang lain, begitulah seterusnya.

2094[Bukhari 6418] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra, dia berkata: Pada suatu saat Nabi Saw membuat garis beberapa garis, kemudian beliau bersabda, "Garis yang ini ibarat harapan manusia, sedangkan garis yang satu lagi adalah ajal manusia. Ketika manusia sedang meniti garis yang ini (garis harapan) tiba-tiba garis yang terdekat (garis ajal) datang menghadangnya".


BAB 4: SIAPA YANG USIANYA MENCAPAI 60 TAHUN, DIA BENAR-BENAR DIBERI JATAH HIDUP OLEH ALLAH DI ATAS RATA-RATA ORANG PADA UMUMNYA


2095[Bukhari 6419] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Allah memberikan jatah hidup di atas rata-rata orang pada umumnya kepada orang yang usianya dipanjangkan oleh Allah sehingga mencapai 60 tahun".

2096[Bukhari 6420] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Orang yang sudah tua, hatinya tetap muda dalam dua hal: Dalam mencintai dunia dan dalam tingginya harapan/ keinginan".


BAB 5: BERBUAT BAIK HANYA UNTUK MENGHARAP RIDHA ALLAH


2097[Bukhari 6423] Diriwayatkan dari Itban bin Malik Al-Anshari ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Seseorang yang mengucapkan Laa ilaaha illallaah (Tiada tuhan selain Allah) semata-mata untuk mencari ridha Allah tidak akan mendapat balasan yang pantas pada hari kiamat kecuali Allah, akan menghindarkannya dari neraka".

2098[Bukhari 6424] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Allah Swt berfirman, "HambaKu yang beriman yang bersabar dengan mengharap ridhaKu ketika Aku mewafatkan orang yang disayanginya, tidak ada balasan untuknya di sisiKu kecuali surga".


BAB 6: WAFATNYA ORANG-ORANG SALEH


2099[Bukhari 6434] Diriwayatkan dari Mirdas Al-Aslami ra dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Orang-orang saleh wafat satu demi satu dan seterusnya, sehingga yang tersisa hanyalah orang-orang bagai sekam gandum atau kurma busuk yang tak dipedulikan oleh Allah".


BAB 7: MENGHINDARI FITNAH HARTA


2100[Bukhari 6436] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Seandainya seorang manusia memiliki harta sebanyak dua lembah, niscaya dia akan menginginkan tiga lembah dan tidak ada yang dapat memuaskan perutnya kecuali tanah (yakni mati berkalang tanah). Allah akan mengampuni orang yang bertaubat".


BAB 8: HARTA SESEORANG HANYALAH YANG DIKELUARKANNYA UNTUK KEBAIKAN


2101[Bukhari 6442] Diriwayatkan dari Abdullah ra, dia berkata: Nabi Saw bertanya, "Siapa diantara kalian yang lebih menyukai harta ahli warisnya daripada hartanya sendiri?" Para sahabat menjawab, "Ya Rasulullah, siapapun dari kami pasti lebih menyukai hartanya sendiri". Rasulullah Saw bersabda, "Harta seseorang itu hanyalah yang dia berikan di jalan Allah, sedangkan harta yang dia tahan adalah milik ahli warisnya".


BAB 9: BAGAIMANA KEHIDUPAN NABI SAW DAN PARA SAHABATNYA SERTA KEZUHUDAN MEREKA DALAM KEDUNIAAN


2102[Bukhari 6453] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Demi Allah yang tidak ada tuhan selain Dia. Suatu ketika aku berbaring di atas tanah karena lapar dan untuk menahan rasa lapar tersebut aku mengikatkan batu pada perutku. Pada suatu hari aku duduk di jalan yang biasa dilalui oleh Nabi Saw dan para sahabatnya. Ketika Abu Bakar lewat, aku bertanya kepadanya mengenai salah satu ayat Al-Quran hanya sekedar untuk menghibur rasa laparku, tetapi dia lewat begitu saja tanpa menghiraukanku. Ketika Umar lewat, aku bertanya kepadanya mengenai salah satu ayat Al-Quran hanya sekedar untuk menghibur rasa laparku, tetapi Umar lewat begitu saja tanpa menghiraukanku. Kemudian Abul Qasim (Nabi Saw) lewat. Beliau tersenyum ketika melihatku dan mengetahui isi hatiku serta gelagat di wajahku, lalu beliau menyapaku, "Aba Hirr!" Aku menjawab, "Labbaik ya Rasulullah!" Beliau bersabda, "Ayo ikut aku!" Rasulullah Saw pergi dan akupun mengikutinya. Rasulullah Saw masuk ke rumahnya, kemudian aku minta izin untuk masuk, lalu beliau mengizinkan aku masuk. Rasulullah Saw melihat semangkuk susu, kemudian beliau bertanya, "Darimana susu ini?" Keluarganya menjawab, "Si fulan menghadiahkannya untuk anda". Rasulullah Saw memanggilku, "Aba Hirr!" Aku menjawab, "Labbaik ya Rasulullah!" Beliau bersabda, "Temui orang-orang Shuffah, aku mengundang mereka kemari". Abu Hurairah menjelaskan: Orang-orang Shuffah adalah tamu-tamu Islam yang tidak memiliki keluarga, harta dan seorangpun yang bisa mereka jadikan sandaran. Apabila Rasulullah Saw mendapat sedekah, beliau memberikannya kepada mereka dengan mengambil sebagiannya. Demikian itu membuatku kecewa, lalu aku berkata kepada diriku sendiri, "Mengapa susu itu harus diberikan kepada orang-orang Shuffah, padahal aku lebih berhak mendapatkannya agar kekuatanku pulih kembali". Ketika orang-orang Shuffah datang, Rasulullah Saw menyuruhku memberikan susu tersebut kepada mereka secara bergiliran. Aku berkata dalam hati (sebelum aku berangkat mengundang mereka), "Apakah mungkin aku nanti mendapat bagian dari susu itu? Namun demi ketaatan kepada Allah dan Rasulullah Saw tiada pilihan lain bagiku kecuali melaksanakan perintah tersebut". Aku segera menemui dan mengundang mereka. Mereka pun berdatangan lalu minta izin masuk, kemudian Rasulullah Saw menyilahkan mereka masuk. Mereka duduk di dalam rumah Rasulullah Saw, kemudian beliau memanggilku, "Wahai Aba Hirr!" Aku menjawab, "Labbaik ya Rasulullah!" Beliau bersabda, "Ambil susu itu kemudian berikan kepada mereka secara bergantian". Kata Abu Hurairah: Aku mengambil semangkuk susu tersebut kemudian aku segera memberikannya kepada mereka secara bergiliran. Ketika orang pertama selesai minum hingga puas, dia menyerahkan kembali semangkuk susu tersebut kepadaku, kemudian aku memberikannya kepada orang kedua. Ketika orang kedua selesai minum hingga puas, dia menyerahkan kembali semangkuk susu tersebut kepadaku, lalu aku memberikannya kepada orang ketiga. Begitulah seterusnya hingga pada akhirnya aku memberikan semangkuk susu tersebut kepada Nabi Saw setelah orang-orang Shuffah tersebut minum semua sampai puas. Rasulullah Saw mengambil semangkuk susu itu kemudian beliau meletakkannya di atas tangannya. Rasulullah Saw memandang aku sambil tersenyum, kemudian beliau memanggilku, "Aba Hir!" aku menjawab, "Labbaik ya Rasulullah!" Beliau bersabda, "Aku dan kamu masih mendapat jatah juga". Aku berkata, "Anda benar, ya Rasulullah". Beliau bersabda, "Duduklah dan minumlah". Aku pun duduk dan minum. Beliau bersabda lagi, "Minumlah". Akupun minum lagi. Beliau bersabda berkali-kali, "Minumlah". Sampai akhirnya aku menjawab, "Tidak. Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, perutku sudah penuh". Rasulullah Saw bersabda, "Berikan kepadaku". Maka akupun memberikan susu dalam mangkok tersebut kepada Rasulullah Saw, kemudian beliau memuji Allah dan membaca basmalah untuk meminum susu yang tersisa itu.

2103[Bukhari 6460] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah berdoa: "Ya Allah, karuniailah keluarga Muhammad makanan pokok".


BAB 10: BERBUAT BAIK (BERIBADAH) DENGAN LANGGENG/RUTIN, TIDAK TERLALU SEDIKIT DAN TIDAK TERLALU BANYAK


2104[Bukhari 6463] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Amal baik seseorang tidak akan bisa menyelamatkannya dari neraka". Para sahabat bertanya, "Apakah termasuk anda juga, ya Rasulullah?" Rasulullah Saw menjawab, "Ya, termasuk aku juga, kecuali jika Allah melimpahkan kasih sayangNya kepadaku. Karena itu, jalani hidup sesuai ajaran Allah dan mendekatlah untuk mencari ridhaNya. Beribadahlah pada waktu pagi, sore, petang, dan sebagian malam, jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit. Jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit agar kamu bisa melaksanakanny dengan rutin untuk meraih ridha Allah".

2105[Bukhari 6465] Diriwayatkan dari Aisyah ra, dia berkata: Nabi Saw ditanya, "Apa amal baik yang paling disenangi oleh Allah?" Rasulullah Saw menjawab, "Amal baik yang paling rutin, meskipun sedikit".


BAB 11: MENGHARAP AMPUNAN ALLAH DENGAN PENUH RASA TAKUT


2106[Bukhari 6469] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Seandainya orang kafir mengetahui kasih sayang Allah, tentu dia tidak akan berputus asa untuk mengharap surga, dan seandainya orang mukmin mengetahui azab Allah, niscaya dia tidak akan merasa aman dari neraka".


BAB 12: MENJAGA LIDAH, DAN SABDA NABI SAW: "SIAPA YANG BERIMAN KEPADA ALLAH DAN HARI AKHIR HENDAKLAH IA EBRKATA BAIK ATAU DIAM"


2107[Bukhari 6474] Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'd ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Siapa yang memberikan jaminan kepadaku untuk menjaga lidahnya dan kemaluannya, aku akan memberinya jaminan surga".

2108[Bukhari 6478] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Sangat mungkin seseorang mengucapkan kata-kata yang dianggap remeh namun diridhai oleh Allah, maka dengan itu Allah mengangkat derajatnya, dan sangat mungkin pula seseorang mengucapkan kata-kata yang dianggapnya remeh namun dimurkai oleh Allah sehingga dengan itu Allah melemparkannya ke neraka".


BAB 13: MENINGGALKAN KEMAKSIATAN


2109[Bukhari 6482] Diriwayatkan dari Abu Musa ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Perumpamaanku dan perumpamaan ajaran Allah yang aku diutus untuk menyampaikannya adalah seperti seorang laki-laki yang mendatangi suatu kaum, kemudian dia mengatakan kepada mereka, "Saya telah melihat pasukan musuh dengan mata kepala saya sendiri, saya datang hanya untuk memperingatkan kalian, maka selamatkanlah diri kalian! Selamatkanlah diri kalian! Sebagian mereka mematuhi laki-laki tersebut, kemudian mereka pergi pada malam hari untuk menyelamatkan diri sehingga mereka akhirnya selamat, sedangkan sebagian yang lain mendustakannya sehingga mereka dihancurkan oleh musuh pada pagi harinya"".


BAB 14: NERAKA DIKELILINGI ANEKA KESENANGAN DUNIAWI


2110[Bukhari 6487] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Neraka dikelilingi oleh aneka kesenangan duniawi, dan surga dikelilingi oleh hal-hal yang tidak menyenangkan".


BAB 15: SURGA DENGAN SESEORANG LEBIH DEKAT DARIPADA TALI SEPATUNYA, BEGITU PULA NERAKA


2111[Bukhari ] Diriwayatkan dari Abdullah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Surga dengan seseorang lebih dekat daripada tali sepatunya, demikian pula neraka".


BAB 16: DALAM URUSAN HARTA, SESEORANG HARUS MELIHAT ORANG LAIN YANG LEBIH RENDAH, JANGAN MELIHAT ORANG LAIN YANG DIATASNYA


2112[Bukhari 6490] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Apabila seseorang melihat orang lain yang lebih tinggi dalam urusan harta dan ketampanan/ kecantikannya, maka dia juga harus melihat orang yang lebih rendah daripada dia".


BAB 17: ORANG YANG BERNIAT MELAKUKAN KEBAIKAN ATAU KEJELEKAN


2113[Bukhari 6491] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda di dalam hadis Qudsi (firman Allah Azza wa Jalla dengan redaksi dari Nabi Muhammad Saw): "Sesungguhnya Allah telah (menugaskan malaikat untuk) mencatat kebaikan dan kejelekan setiap orang, kemudian Allah memberikan penjelasan dalam hal itu, "Siapa yang berniat akan melakukan suatu kebaikan namun tidak dilakukannya, maka Allah mencatat satu kebaikan penuh untuknya. Jika seseorang berniat akan melaksanakan suatu kebaikan kemudian dilaksanakannya, maka Allah mencatat sepuluh hingga seratus kebaikan untuknya atau dengan kelipatan lebih banyak lagi. Siapa yang berniat akan melakukan suatu kejelekan namun tidak dilaksanakannya, maka Allah mencatat untuknya satu kebaikan penuh. Jika seseorang berniat akan melaksanakan suatu kejelekan kemudian benar-benar dilaksanakannya, maka Allah mencatat untuknya satu kejelekan".


BAB 18: HILANGNYA AMANAT (TANGGUNG JAWAB DALAM MELAKSANAKAN KEWAJIBAN DARI ALLAH)


2114[Bukhari 6497] Diriwayatkan dari Hudzaifah ra, dia berkata: Rasulullah Saw menyampaikan dua hal kepada kami, yang astu sudah saya saksikan/ sudah terjadi, sedangkan yang satu lagi masih belum saya saksikan. Rasulullah Saw menuturkan bahwa amanat itu akarnya berada di hati manusia, kemudian mereka emmahami Al-Quran dan sunnah Nabi Saw. Rasulullah Saw juga menuturkan kepada kami tentang hilangnya amanat, beliau bersabda, "Amanat akan diambil dari hati seseorang ketika dia sedang tidur, sehingga hanya bekasnya yang tersisa bagai bekas sesuatu pada umumnya, kemudian dia tidur lagi, lalu bekas amanat tersebut akan dihilangkan pula, sehinga yang tersisa hanyalah bekasnya (yang kedua) bagai luka pada kaki akibat terkena bara api, sehingga bernanah dan membengkak seolah gemuk penuh daging padahal di dalamnya tidak ada daging sedikitpun. Pada saat membuat perjanjian jual beli (bisnis), manusia akan sulit menemukan orang yang masih memiliki amanat, kemudian dikatakan bahwa di tengah Bani Fulan terdapat seseoarng yang teguh dalam memegang amanat, sehingga orang tersebut disanjung-sanjung, "Sungguh dia amat pandai, amat baik dan amat teguh", padahal sebenarnya orang yang disanjung-sanjung itu di dalam hatinya tidak terdapat keimanan meskipun sebesar biji Sawi". Kata perawi: Saya sudah berada pada suatu masa yang saya tidak mempedulikan lagi dengan siapapun saya membuat perjanjian. Jika dia seorang muslim, Islamnya akan mencegahnya menipu. Jika dia seorang Nasrani, penguasa muslim akan mencegahnya menipu. Sekarang ini saya tidak membuat perjanjian mengenai apapun kecuali dengan si fulan dan si fulan.

2115[Bukhari]6498] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Manusia itu seperti 100 ekor onta yang sulit ditemukan satu ekorpun onta yang bisa dikendarai".


BAB 19: RIYA' (BERBUAT BAIK UNTUK PAMER) DAN SUM'AH (BERBUAT BAIK UNTUK POPULARITAS)


2116[Bukhari]6499] Diriwayatkan dari Jundab ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Siapa yang berbuat sum'ah Allah akan berbuat sum'ah kepadanya dan siapa yang berbuat riya Allah akan berbuat riya kepadanya (yakni akan dihinakan oleh Allah tanpa dipedulikan-Nya pada hari kiamat)".


BAB 20: RENDAH HATI (TAWADUK)


2117[Bukhari]6502] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Allah Swt telah berfirman, "Siapa yang memusuhi kekasih-Ku (orang-orang saleh) Aku akan mengumumkan perang kepadanya. Ibadah hamba-Ku yang paling Aku sukai untuk mendekat kepadaKu adalah yang sesuai dengan apa yang telah Aku tentukan kepadanya (tidak keluar dari ketentuan Allah). Jika hambaKu senantiasa mengerjakan ibadah nawafil/ tidak wajib (tentunya setelah melengkapkan ibadah wajib), maka Aku akan mencintainya. Apabila Aku mencintai hambaKu, maka Aku akan menjadi pendengaran untuk telinganya, menjadi penglihatan untuk matanya, menjadi tangan yang ia gerakkan, dan menjadi kaki yang ia langkahkan. Jika dia memohon kepadaKu pasti Aku akan memberinya, jika dia berlindung kepadaKu pasti Aku akan melindunginya, dan Aku tidak ragu-ragu untuk berbuat sesuatu sebagaimana Aku tidak ragu-ragu mencabut nyawa seorang mukmin yang tidak menyukai kematian, padahal Aku tidak ingin membuatnya sengsara".


BAB 21: SIAPA YANG SENANG BERTEMU DENGAN ALLAH, ALLAH AKAN SENANG BERTEMU DENGANNYA


2118[Bukhari]6507] Diriwayatkan dari Ubadah bin Ash-Shamit ra, bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Siapa yang senang bertemu dengan Allah, Allah senang bertemu dengannya. Siapa yang tidak suka bertemu dengan Allah, Allah tidak suka bertemu dengannya". Aisyah salah satu istri Nabi Saw bertanya: "Kami semua tidak suka kematian?" Rasulullah Saw bersabda: "Bukan begitu maksudnya, tetapi yang dimaksud adalah apabila kematian menghampiri seorang mukmin, dia diperlihatkan kenikmatan dengan mendapat ridha Allah dan surga-Nya, sehingga tidak ada sesuatu yang paling dia sukai kecuali kematian yang di depannya, maka dia senang bertemu dengan Alah dan Allahpun senang bertemu dengannya. Apabila kematian menghampiri orang kafir, dia diperlihatkan azab dan siksa Allah, sehingga tidak ada sesutu yang paling dia benci kecuali kematian yang telah menghampirinya, maka dia membenci perjumpaan dengan Allah dan Allah-pun membenci perjumpaan dengannya".


BAB 22: SAKARATULMAUT


2119[Bukhari]6511] Diriwayatkan dari Aisyah ra, dia berkata: Sejumlah laki-laki Arab pedalaman mendatangi Nabi Saw, kemudian mereka bertanya, "Kapan kiamat?" Rasulullah Saw memandang salah seorang dari meerka yang paling muda kemudian beliau bersabda, "Jika dia ini hidup sampai usia lanjut, maka akan tiba kiamat kalian (maksudnya kematian kalian)".


BAB 23: ALLAH AKAN MELIPAT BUMI DI TANGAN-NYA PADA HARI KIAMAT


2120[Bukhari]6520] Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Pada hari kiamat bumi menjadi seperti sepotong roti dalam genggaman tangan Allah Yang Maha Perkasa, sebagaimana seseorang menggenggam roti di tangannya dalam perjalanan. Roti akan dihidangkan kepada penghuni surga". Seorang Yahudi datang dan berkata, "Semoga Yang Maha Pengasih memberkahimu, wahai Abul Qasim (Nabi Saw). Maukah kau aku beritahu hidangan penghuni surga pada hari kiamat?" Nabi Saw menjawab, "Ya". Orang Yahudi itu berkata, "Bumi akan menjadi sepotong roti...". ---sesuai dengan sabda Nabi Saw sebelumnya---. Kemudian Nabi Saw memandang ke arah kami sambil tersenyum sehingga gigi serinya terlihat. Orang Yahudi itu melanjutkan, "Maukah kamu aku beritahu lauk pauk untuk penghuni surga? Lauk pauk mereka adalah balam dan nun". Orang-orang bertanya, "Apa itu?" dia menjawab, "Sapi jantan dan ikan. 70.000 orang akan memakan cuping hatinya".

2121[Bukhari]6521] Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'd ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda, "Pada hari kiamat manusia akan dikumpulkan di atas tanah putih keabu-abuan yang panasnya amat dahsyat, berbentuk seperti roti yang bulat pipih". Sahl atau perawi lain menuturkan sabda Nabi Saw selanjutnya: Di atas tanah tersebut tidak ada tanda penunjuk bagi siapapun.


BAB 24: PENGUMPULAN MANUSIA PADA HARI KIAMAT DI PADANG MAHSYAR


2122[Bukhari]6522] Diriwayatkan dari Sahl bin Sa'd ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Pada hari kiamat (di padang Mahsyar) manusia akan dikumpulkan menjadi tiga kelompok: 1) Orang-orang yang berhak memiilki harapan masuk surga denga npenuh rasa takut terhadap azab Allah. 2) Orang yang menaiki onta, ada yang berdua dengan satu onta, ada yang bertiga dengan satu onta, ada yang berempat dengan satu onta, ada yang bersepuluh dengan satu onta. 3) Orang yang digiring dengan diliputi api sepanjang siang dan malam serta pagi dan sore".

2123[Bukhari]6527] Diriwayatkan dari Aisyah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Pada hari kiamat (di padang mahsyar) kalian/umat manusia akan dikumpulkan tanpa alas kaki, telanjang, dan tanpa dikhitan". Aisyah ra bertanya, "Laki-laki dan perempuan saling melihat dalam keadaan telanjang?" Rasulullah Saw bersabda, "Mereka tidak sempat saling memandag karena mereka sedang mengalami penderitaan dan kesengsaraan yang tidak ada bandingnya".


BAB 25: FIRMAN ALLAH SWT: "TIDAKKAH MANUSIA MENYANGKA BAHWA MEREKA AKAN DIBANGKITKAN PADA SUATU HARI YANG AMAT DAHSYAT, YAITU HARI TATKALA MANUSIA MENGHADAP KEPADA TUHAN ALAM SEMESTA". (AL-QURAN, SURAH AL-MUTHAFFIFFIIN:4-6)


2124[Bukhari]6532] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah berasbda: "Pada hari kiamat keringat manusia akan mengalir sejauh 70 dzira' (satu dzira sama dengan ujung jari hingga ujung siku) dan menenggelamkan mereka hingga setinggi telinga mereka".


BAB 26: QISHASH (HUKUMAN PEMBALASAN) PADA HARI KIAMAT


2125[Bukhari]6533] Diriwayatkan dari Abdullah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Persoalan yang pertama kali diselesaikan di antara sesama manusia pada hari kiamat adalah dosa pertumpahan darah".


BAB 27: SIFAT SURGA DAN NERAKA


2126[Bukhari]6548] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Ketika penghuni surga sudah berada di dalamnya dan penghuni neraka sudah berada di dalamnya, maut didatangkan (dalam wujud seekor hewan) kemudian diletakkan di antara surga dan neraka, lalu disembelih. Setelah itu sang penyeru berkata, "Hai penghuni surga, sekarang maut (kematian) sudah tidak ada lagi. Hai penghuni neraka, sekarang maut sudah tidak ada lagi". Maka penghuni surga semakin senang dan penghuni neraka semakin sedih".

2127[Bukhari]6549] Diriwayatkan dari Abu Sa'id Al-Khudri ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, "Allah Swt akan berfirman kepada penghuni surga, "Hai penghuni surga". Mereka menjawab, "Labbaik wa sa'daik, ya Tuhan kami". Allah bertanya, "Apakah kalian sudah erla dan senang?" Mereka menjawab, "Bagaimana mungkin kami tidak senang sedangkan Engkau telah memberi kami kenikmatan yang tidak Engkau berikan kepada makhlukMu selain kami". Allah berfirman, "Aku akan memberi kalian nikmat yang lebih baik daripada itu". Mereka bertanya, "Ya Tuhan, apa nikmat yang lebih baik daripada semua ini?" Allah menjawab, "Aku akan mencurahkan keridhaanKu kepada kalian, maka Aku tidak akan memurkai kalian selama-lamanya"".

2128[Bukhari]6551] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Jarak antara pundak kanan orang kafir dengan kirinya adalah sejauh perjalanan penunggang kuda yang amat cepat selama tiga hari (karena bengkak akibat api neraka)".

2129[Bukhari]] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Sebagian manusia akan keluar dari neraka setelah kulit mereka hangus dan berubah warna, kemudian mereka akan masuk surga. Orang-orang di surga menyebut mereka Al-Jahannamiyyiin (orang-orang yang berasal dari Jahanam)".

2130[Bukhari 6562] Diriwayatkan dari An-Nu'man bin Basyir ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Nabi Saw bersabda: "Siksa yang paing ringan pada hari kiamat bagi penghuni neraka adalah orang yang lekuk telapak kakinya diletakkan di atas bara yang membuat otaknya mendidih seperti mendidihnya bejana tembaga dan bejana qumqum (bejana yang menyempit pada bagian lehernya)".

2131[Bukhari 6569] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabad, "Seseorang tidaklah masuk surga melainkan sebelumnya telah diperlihatkan dulu tempatnya di neraka, seandainya dia durhaka agar dia semakin bersyukur, dan seseorang tidaklah masuk neraka melainkan sebelumnya telah diperlihatkan dulu tempatnya di surga, seandainya dia mau berbuat baik agar dia semakin menyesal".


BAB 28: HAUDH (TELAGA UNTUK NABI MUHAMMAD SAW DI AKHIRAT)


2132[Bukhari 6579] Diriwayatkan dari Abdullah bin Amr ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Haudh/telagaku luasnya sejauh perjalanan satu bulan, airnya lebih putih daripada susu, baunya lebih harum daripada misk, dan bejana-bejananya untuk minum sebanyak hitungan bintang di langit. Siapa yang meminum airnya tidak akan merasa haus selama-lamanya".

2133[Bukhari 6577] Diriwayatkan dari Abdullah bin Umar ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Di depan kalian terbentang telaga/haudhku yang luasnya sama dengan jarak antara Jarba dan Adzruh (dua kota di Syam)".

2134[Bukhari 6580] Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Ukuran luas telaga/haudhku sama dengan jarak antara Ailah (kota di Syam) dan Shan'a (kota di Yaman). Di sana terdapat wadah untuk minum sebanyak hitungan bintang di langit".

2135[Bukhari 6587] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Nabi Saw pernah bersabad: "(pada hari kiamat) ketika aku sedang berdiri, aku melihat sejumlah orang. Ketika aku mengenali mereka (bahwa mereka adalah umatku) tiba-tiba ada malaikat keluar dari tempat antara aku dan mereka, lalu malaikat itu berkata, "Ayo ikut aku". Aku bertanya, "ke mana?" dia menjawab, "ke neraka". Aku bertanya, "apa kesalahan mereka?" malaikat itu menjawab, "mereka membangkang sepeninggalmu". Kemudian aku melihat sejumlah orang. Ketika aku mengenali mereka (bahwa mereka adalah umatku) tiba-tiba ada malaikat keluar dari tempat antar aku dan mereka, lalu malaikat itu berkata, "ayo ikut aku". Aku bertanya, "ke mana?" dia menjawab, "ke neraka". Aku bertanya, "apa kesalahan mereka?" malaikat itu menjawab, "mereka membangkang sepeninggalmu". Pada akhirnya aku tidak melihat mereka yang selamat kecuali sedikit seperti onta-onta tanpa gembala".

2136[Bukhari 6591] Diriwayatkan dari Haritsah bin Wahb ra, dia berkata: Saya perna mendengar Nabi Saw bersabda menegnai haudh (telaga Al-Kautsar) bahwa luasnya sama dengan jarak antara Madinah dan Shan'a.


Kitab Doa & Zikir


BAB 1: SETIAP NABI MEMPUNYAI SATU DOA KHUSUS YANG PASTI DIKABULKAN


2069[Bukhari 6304] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Setiap Nabi mempunyai satu doa khusus yang pasti dikabulkan oleh Allah. Aku ingin menyimpan doaku yang khusus tersebut, karena baru akan aku pergunakan untuk memohonkan syafaat bagi umatku kelak di akhirat".[footnote 1]

[footnote 1]: Keterangan: Nabi-Nabi yang lain sudah mempergunakan doa khusus tersebut ketika di dunia.


BAB 2: ISTIGHFAR YANG PALING UTAMA


2070[Bukhari 6306] Diriwayatkan dari Syaddad bin Aus ra bahwa Nabi Saw pernah bersabda: "Bacaan istighfar yang paling utama adalah: "Allaahumma anta rabbii ....illaa anta" (Ya Allah, Engkaulah Tuhanku. Tiada tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku akan menepati janjiku kepadaMu dengan segala kemampuanku. Aku berlindung kepadaMu dari segala kejelekan yang telah aku perbuat. Di hadapanMu aku mengakui nikmat yagn telah Engkau anugerahkan kepadaku dan aku mengakui pula dosaku, maka ampunilah aku, karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa-dosaku selain Engkau)". Rasulullah Saw bersabda: "Siapa yang beristighfar seperti itu pada siang hari dengan penuh keimanan kemudian dia mati sebelum malam tiba, maka dia akan masuk surga, dan siapa yang beristighfar seperti itu pada malam hari dengan penuh keimanan kemudian dia mati sebelum pagi tiba, maka dia akan masuk surga".


BAB 3: ISTIGHFAR NABI SAW DALAM SEHARI SEMALAM


2071[Bukhari 6307] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Saya pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda, "Demi Allah, saya memohon ampun dan bertaubat kepada Allah dalam sehari semalam lebih dari 70 kali".


BAB 4: TAUBAT


2072[Bukhari 6308] Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud ra bahwa dia menyampaikan dua hal, yang satu berasal dari Nabi Saw dan yang satunya lagi dari dirinya sendiri: Seorang mukmin melihat dosanya seakan-akan dia duduk di bawah gunung yang dia khawatirkan akan menimpanya, sedangkan seorang fajir (orang yang jahat) melihat dosanya bagaikan melihat lalat yang hinggap di atas hidungnya yang cukup ditepisnya seperti ini (perawi memperagakan penepisan tersebut). Selanjutnya Abdullah bin Mas'ud mengatakan: Sungguh kegembiraan Allah terhadap taubat hambaNya melebihi kegembiraan orang yang singgah di suatu tempat berbahaya dengan membawa hewan tunggangan beserta perbekalan makanan dan minuman, kemudian dia berbaring dan tidur di situ. Ketika ia bangun, hewan tunggangannya kabur, lalu dia mencarinya ke sana kemari dengan susah payah dengan rasa lapar dan dahaga di bawah terik matahari, namun dia tidak berhasil menemukannya, kemudian dia berkata, "Saya akan kembali ke tempat persinggahan saya tadi". Maka dia pun kembali ke tempat persinggahannya dan tidur lagi. Ketika bangun tiba-tiba dia menemukan hewan tunggangannya (yang mengangkut perbekalan makanan dan minuman) sudah berada di sampingnya lagi.


BAB 5: DOA KETIKA AKAN DAN SETELAH TIDUR


2073[Bukhari 6312] Diriwayatkan dari Hudzaifah bin Al-Yaman ra, dia berkata: Ketika akan tidur pada malam hari, Nabi Saw meletakkan tangannya di bawah pipinya dengan berbaring, kemudian membaca doa, "Bismika Allaahumma amuutu wa ahyaa (Dengan namaMu ya Allah, aku mati dan aku hidup)". Ketika bangun tidur, Rasulullah Saw membaca doa, "Alhamdu lillaahilladzii ahyaanaa ba'da maa amaatanaa wa ilaihinnusyuur (segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mematikan kami, dan kepadaNya tempat kembali)".


BAB 6: TIDUR MIRING KE KANAN


2074[Bukhari 6315] Diriwayatkan dari Al Barra bin Azib ra, dia berkata: Ketika hendak tidur, Rasulullah Saw senantiasa berbaring dengan miring ke kanan, kemudian membaca doa, "Allaahumma aslamtu ....arsalta (Ya Allah, aku berserah diri kepadaMu, aku hadapkan wajahku kepadaMu, aku serahkan segala urusanku kepadaMu, aku berlindung kepadaMu dengan penuh harap dan rasa takut. Tidak ada tempat berlindung dan tempat menyelamatkan diri kecuali kepadaMu. Aku beriman kepada NabiMu yang telah Engkau turunkan dan aku beriman kepada NabiMu yang telah Engkau utus)".


BAB 7: DOA KETIKA BANGUN PADA MALAM HARI


2075[Bukhari 6316] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra, dia berkata: Pada suatu malam aku tidur di rumah Maimunah (bibiku). Lanjutan hadis ini seperti yang telah disebutkan terdahulu, dengan tambahan sebagai berikut: Di antara doa yang biasa diucapkan oleh Nabi Saw adalah, "Allaahummaj'al ....nuuraa (Ya Allah, jadikan cahaya di hatiku, di penglihatanku, di pendengaranku, di bawahku, di depanku, di belakangku, dan jadikanlah cahaya untukku)".


BAB 8: MEMBERSIHKAN TEMPAT TIDUR SEBELUM TIDUR


2076[Bukhari 6320] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Apabila kamu akan tidur bersihkan dulu tempat tidurmu, karena kamu tidak tahu apa yang datang ke tempat tidurmu setelah kamu tinggalkan sebelumnya, kemudian ucapkanlah menjelang tidurmu, "Bismika rabbii ....'ibaadakashshaalihiin (dengan namaMu ya Tuhanku, aku rebahkan diriku/ tidur, dan dengan namaMu aku akan bangun. Jika Engkau wafatkan aku, berilah aku rahmat, dan jika Engkau biarkan aku hidup, peliharalah diriku sebagaimana Engkau memelihara hamba-hambaMu yang saleh)".


BAB 9: BERSERAH DIRI KEPADA ALLAH 100% KARENA TIDAK ADA SIAPAPUN YANG MAMPU MEMAKSA-NYA


2077[Bukhari 6338] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Janganlah kamu ucapkan, "Ya Allah, ampunilah aku jika Engkau mau. Ya Allah berilah aku rahmat jika Engkau mau". Akan tetapi berserah dirilah kepada Allah sepenuh hati (dalam berdoa dan lain-lain), karena tidak ada siapapun yang mampu memaksa/menentang-Nya".


BAB 10: DOA SESEORANG AKAN DIKABULKAN JIKA DIA TIDAK TERBURU-BURU


2078[Bukhari 6340] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Doa seseorang akan dikabulkan oleh Allah selama dia tidak terburu-buru, sehingga dia mengatakan, "Saya sudah berdoa tetapi belum juga dikabulkan"".


BAB 11: DOA KETIKA MENGALAMI KESULITAN/ KESEDIHAN


2079[Bukhari 6346] Diriwayatkan dari Abdullah bin Abbas ra bahwa ketika mendapat kesulitan, Rasulullah Saw biasanya membaca: "Laa ilaaha illallaahul azhiimulhalim ...warabbul arsyilkariim (Tiada tuhan selain Allah Yang Maha Agung, Yang Maha Sabar. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan Arasy yang agung. Tiada tuhan selain Allah, Tuhan langit dan bumi dan Tuhan Arasy yang mulia)".


BAB 12: BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI UJIAN HIDUP YANG AMAT BERAT


2080[Bukhari 6347] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw senantiasa berlindung kepada Allah dari penderitaan akibat ujian hidup yang amat berat, dari kesengsaraan yang terus menerus, dari takdir yang buruk dan dari kesengsaraan yang emmbuat musuh merasa senang. Sufyan (perawi) mengatakan: Hadis ini sebenarnya berisi tiga hal, lalu saya menambahkan satu hal lagi, namun saya lupa mana satu hal yang berasal dari tambahan saya.


BAB 13: SABDA NABI SAW: "YA ALLAH, JIKA SAYA PERNAH MENYAKITI SESEORANG, JADIKANLAH HAL TERSEBUT SEBAGAI PENYEBAB KESUCIAN DIRINYA DAN TURUNNYA RAHMAT-MU KEPADANYA".


2081[Bukhari 6361] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa dia pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda: "Ya Allah, jika ada seorang mukmin pernah saya caci, maka jadikanlah hal tersebut sebagai penyebab kedekatannay denagn-Mu pada hari kiamat".


BAB 14: BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI KEKIKIRAN


2082[Bukhari 6365] Diriwayatkan dari Sa'd bin Abi Waqqash ra bahwa Rasulullah Saw menyuruh pembacaan doa berikut: Allaahumma ....min adzaabilqabri (Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari kekikiran, aku berlindung kepadaMu dari sifat pengecut, aku berlindung kepadaMu dari kepikunan dalam usia lanjut, aku berlindung kepadaMu dari fitnah dunia ---yakni fitnah Dajjal--- dan aku ebrlindung kepadaMu dari azab kubur).


BAB15: BERLINDUNG KEPADA ALLAH DARI DOSA DAN UTANG


2083[Bukhari 6368] Diriwayatkan dari Aisyah ra bahwa Nabi Saw seringkali mengucapkan doa: Allaahumma ....walmaghrib (Ya Allah, sungguh aku berlindung kepadaMu dari kemalasan dan kepikunan dalam usia lanjut, dari dosa dan utang, dari fitnah kubur, dari azab kubur, dari fitnah neraka, dari azab neraka dan dari kejelekan fitnah kekayaan. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah kemiskinan, aku berlindung kepadaMu dari fitnah Al-Masih Al-Dajjal. Ya Allah, bersihkan dosa-dosaku dengan air salju dan es, sucika hatiku dari segala dosa sebagaimana Engkau bersihkan kain putih dari noda, dan jauhka antara aku dengan dosa sebagaimana Engkau jauhkan antara timur dengan barat).


BAB 16: DOA NABI SAW: ROBBANAA AATIAA FIDDUNYAA HASANAH


2084[Bukhari 6389] Diriwayatkan dari Anas ra, dia berkata: Doa yang paling sering diucapkan oleh Nabi Saw adalah: Allaahumma aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah waqinaa adzaabannaar (Ya Allah, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari azab neraka).


BAB 17: DOA NABI SAW: ALLAAHUMMAGHFIR LIIMAA QADDAMTA WAMAA AKHKHARTU (YA ALLAH, AMPUNILAH DOSA-DOSAKU YANG LALU DAN YANG AKAN DATANG)


2085[Bukhari 6399] Diriwayatkan dari Abu Musa Al-Asy'ari ra bahwa Nabi Saw sering kali berdoa sebagai berikut: Allaahummaghfirlii ....indii (Ya Allah, ampunilah kesalahanku, perbuatanku yang melampaui batas, dan dosa-dosaku yang Engkau lebih tahu daripada aku sendiri. Ya Allah, ampunilah dosaku yang aku perbuat dalam senda gurau, dalam kesungguhan, dengan tidak sengaja dan dengan sengaja, karena semua itu ada pada diriku).


BAB 18: KEUTAMAAN TAHLIL (LAA ILAAHA ILLALLAAH)


2086[Bukhari 6403] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Siapa yang mengucapkan Laa ilaaha illallaahu wahdahuu ....qadiir (Tiada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa, tanpa sekutu bagiNya, Pemilik kerajaan jagat raya dan segala puji hanya bagiNya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) 100 kali dalam sehari, maka dia mendapat pahala sama dengan memerdekakan 10 orang budak, 100 kebaikan dicatat untuknya, 100 kejelekannya dihapus, dan pada hari itu dia terlindungi dari setan, serta tidak ada orang lain yang mengungguli kebaikannya kecuali orang yang mengamalkannya lebih dari dia".

2087[Bukhari 6404] Diriwayatkan dari Abu Ayyub Al-Anshari dan Abdullah bin Mas'ud ra, mengenai bacaan di muka (pada hadis nomor: 2086) bahwa Nabi Saw bersabda: "Siapa yang membacanya 10 kali, maka pahalanya seperti memerdekakan seorang budak keturunan Nabi Ismail".


BAB 19: KEUTAMAAN TASBIH (SUBHAANALLAAH)


2088[Bukhari 6405] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahwa Rasulullah Saw pernah bersabda: "Siapa yang membaca Subhaanallaah wabilhamdih (Maha Suci Allah dan segala puji bagi-Nya) 100 kali sehari, maka dosa-dosanya akan dihapus meskipun sebanyak buih lautan".


BAB 20: KEUTAMAAN ZIKIR KEPADA ALLAH


2089[Bukhari 6407] Diriwayatkan dari Abu Musa ra, dia berkata: Nabi Saw pernah bersabda, "Perumpamaan orang yang berzikir/ mengingat Allah dan orang yang tidak mengingat Allah adalah seperti orang hidup dan orang mati".

2090[Bukhari 6408] Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra, dia berkata: Rasulullah Saw pernah bersabda, Sesungguhnya Allah memiliki sejumlah malaikat yang terus berkeliling untuk mencari orang-orang yang berzikir kepada Allah. Apabila mereka telah menemukan orang-orang yang berzikir kepada Allah, meerka berkata kepada sesama mereka, "Laksanakanlah keperluan kalian". Maka mereka meliputkan sayap-sayap mereka hingga sampai ke langit terendah, kemudian mereka ditanya oleh Allah, meskipun sebenarnya Allah Maha Menegtahui, "Apa yang diucapkan oleh hamba-hamba-Ku?" Para malaikat tersebut menjawab, "Meerka bertasbih, bertakbir dan bertahmid kepada-Mu serta mengagungkanMu". Allah bertanya lagi, "Apakah mereka bisa melihatKu?" Para malaikat tersebut menjawab, "Demi Allah, mereka tidak bisa melihatMu". Allah bertanya lagi, "Bagaimana seandainya mereka bisa melihatKU?" Para malaikat menjawab, "Seandainya mereka bisa melihatMu tentu meerka akan beribadah kepadaMu, akan mengagungkanMu, bertahmid dan bertasbih kepadaMu lebih banyak lagi". Allah bertanya lagi, "Apa yang mereka minta dari Aku?" para malaikat tersebut menjawab, "Mereka minta surga dariMu". Allah bertanya lagi, "Apakah meerka pernah melihat surga?" Para malaikat tersebut menjawab, "Demi Allah, mereka tidak pernah melihat surga". Allah bertanya lagi, "Bagaimana seandainya meerka pernah melihat surga?" Para malaikat tersebut menjawab, "Seandainya mereka pernah melihat surga niscaya mereka akan semakin menginginkannya, memintanya dan mengharapkannya". Allah bertanya lagi, "Mereka minta dihindarkan dari apa?" Para malaikat tersebut menjawab: "Dari neraka". Allah bertanya lagi, "Apakah mereka pernah melihat neraka?" para malaikat tersebut menjawab, "Demi Allah, ya Tuhan, mereka tidak pernah melihat neraka". Allah bertanya lagi, "Bagaimana seandainya mereka pernah melihat neraka?" para malaikat tersebut menjawab, "Seandainya mereka pernah melihat neraka niscaya mereka akan semakin menghindarinya dan semakin takut kepadanya". Kemudian Allah berfirman kepada para malaikat tersebut, "Aku persaksikan kepada kalian bahwa Aku telah mengampuni dosa-dosa mereka". Salah satu malaikat berkata, "Tetapi ada seorang yang sebenarnya tidak termasuk dalam kelompok mereka, karena ia datang ke majelis zikir itu hanya untuk keperluan tertentu?" Allah berfirman, "Mereka semuanya satu kelompok dan siapapun yang datang untuk berkumpul di majelis zikir itu tidak akan celaka"".